![]() |
| Sumber Gambar: Google Image |
Kawasan penyebaran burung yang juga acap kali dipanggil anis dan punglor bata ini tak cuma ada di Indonesia saja, tapi juga banyak ditemukan di bermacam negara-negara wilayah Asia lain-nya. Diantaranya seperti China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Kamboja, Pakistan, Tlailand dan Vietnam. Di Tanah Air sendiri, dia paling banyak dijumpai di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Bali. Berdasarkan anggapan sebagian pakar, di pulau Sumatera diperkirakan terdapat dua sub-spesies merupakan ras Zoothera Citrina Innotata dan ras Zoothera Citrina Gibsonhilli. Di kalimantan adalah juga ada sub-spesies lain, adalah Zoothera Citrina Aurata yang telah menetap Gunung kinabalu dan Trusmadi. Sementara itu di pulau Jawa dan bali bisa ditemukan di ketinggian 1500 meter (dpl). Di kawasan Jawa Barat dikenal terdapat ras Zoothera Citrina Rubecula dan di Jawa komponen Timur hingga Bali juga dikenal ada ras lain, merupakan Zoothera Citrina Orientis.
Baca Juga: 3 Macam Jenis Burung Anis Merah
Di habitat autentik, burung anis merah sering kali dijumpai di hutan-hutan tropis dengan bermacam pohon berdaun lebar. Kecuali itu, punglor merah juga sering kali telihat di beraneka hutan sekunder sampai perkebunan bambu. Ketika menjelang masa reproduksi, lazimnya dia akan membikin sarang berbentuk menyerupai mangkok di pohon pada ketinggian 4-5 meter untuk melahirkan 2 sampai 4 telor. Telor sendiri akan dierami kurang lebih hingga waktu 14 hari dan sesudah menetas dia akan merawat bayi-bayinya selama 12 hari hingga bisa keluar dan terbang sendiri. Dikala mencari makan, dia tak jarang kelihatan di daerah-daerah cenderung gelap dengan mengungkap dedaunan kering yang ada di Tanah.
Ciri Anis Merah
Burung anis merah memiliki panjang tubuh sekitar 20-14 cm dengan rata-rata berat badan 40-60 gram. Untuk anis merah jantan mempunyai ciri-ciri warna bulu yang lebih nampak cemerlang dan mengkilap. Kecuali itu, pada dikala diadu dengan burung lain dia akan nampak lebih berani mengangkat kepala. Saat masih trotol, jantan tak memiliki bulu warna kuning pada komponen sayapnya. Semenatara itu untuk si betina memiliki warna bulu yang tak terlalu mengkilap dan tulang kloakanya lebih lebar. Perawakan tubuhnya sendiri cenderung lebih bulat ketimbang si jantan. Betina akan kian gampang dikenali pada ketika dia sedang libido dengan metode menggetarkan kedua sayapnya sambil bersiul saat mendengar si jantan sedang berkicau.
Perawatan Harian
Perawatan anis merah harian dan sekalian sesudah harian burung anis merah pada dasarnya juga relatif sama dengan variasi burung lain. Kebersihan sangkar, pakan dan air minum patut tiap hari semestinya dikerjakan. Sebelum memandikan, angin-anginkan terutama dahulu dia di halaman atau di selasar rumah selama 30 menit dan setelah itu tiap-tiap pemelihara barus dapat memandikan-nya. Pemandian sendiri tergantung tradisi pemilik, entah itu mengaplikasikan sistem keramba ataupun semprot. Sembari menunggu tubuhnya kering berikan ganti pakan buah-buahan yang ada di dalam kandang dengan yang baru. Untuk mengindari over daya seksualitas, sebaiknya hindari pemberian pakan vitamin secara berlebihan. Sebaiknya kasih pakan kroto satu sendok teh 2x dalam seminggu maupun cacing 2 ekor 2x dalam seminggu.
Mengetahui Lebih Jauh Burung Anis Merah
Reviewed by Unknown
on
Oktober 12, 2017
Rating:
Reviewed by Unknown
on
Oktober 12, 2017
Rating:

Tidak ada komentar: